jual bagus

Diposting oleh Kenangan Hidupku didunia ini on Selasa, 22 Oktober 2013

jual bagus


Tergerak oleh status teman di jejaring pertemanan yang mengatakan demikian, "Terobosan wali kota ******** terpilih ******* yang akan mempekerjakan para pengemis dan anak jalanan sebagai penjaga kebersihan (penyapu jalanan) patut diacungin jempol. Namun sayangnya justru para pengemis dan anak jalanan menolaknya dengan alasan gaji yang ditawarkan terlalu kecil, sebesar Rp 700,000.- . Sementara mereka menghendaki gaji minimal sebesar 4 - 10 juta/perbulan. Jelas saja karena penghasilan pengemis di jalanan jauuh lebih besar. Sungguh ironis sementara bekerja di Pabrik saja tidak sampai 4 juta..."
Salahkah Sedekah Saya?Tergerak oleh status teman di jejaring pertemanan yang mengatakan demikian, "Terobosan wali kota ******** terpilih ******* yang akan mempekerjakan para pengemis dan anak jalanan sebagai penjaga kebersihan (penyapu jalanan) patut diacungin jempol. Namun sayangnya justru para pengemis dan anak jalanan menolaknya dengan alasan gaji yang ditawarkan terlalu kecil, sebesar Rp 700,000.- . Sementara mereka menghendaki gaji minimal sebesar 4 - 10 juta/perbulan. Jelas saja karena penghasilan pengemis di jalanan jauuh lebih besar. Sungguh ironis sementara bekerja di Pabrik saja tidak sampai 4 juta..."Di akhir status beliau mengkampanyekan, "Mulai skrng stop memberi untuk pengemis".
Saya jadi teringat dengan kalimat “Pengemis jangan dimanjakan, jangan mengajari mereka untuk terus meminta-minta. Memberi mereka uang, sama saja dengan menutup harapan untuk menciptakan generasi bangsa yang mandiri”
Kami akan sangat berterima kasih apabila anda menyebar luaskan artikel jual bagus ini pada akun jejaring sosial anda, dengan URL : https://setyamadu2.blogspot.com/2013/10/jual-bagus.html

Bookmark and Share

0 komentar... Baca dulu, baru komentar

Posting Komentar